Ketika
sebuah harapan mulai tumbuh lagi, ku rasa saat itu rasa ini akan tumbuh
kembali, rasa cinta yang pernah ada untuknya, tumbuh dalam jiwa kembali dan
bersemi dalam relung hati. Sebuah harapan yang entah tercapai atau hanya akan
menjadi harapan-harapan palsu, dan jika itu yang terjadi mungkin diri ini akan
terpuruk dan terjatuh lagi, berusaha menjauh dan menghindar darinya, sebuah air
mata akan setiap saat membanjiri pipi, atau air mata yang akan mengering karna
tlah lelah dan tak lagi ingin keluar.
Terlanjur
cinta? Mungkin kalimat itu yang cocok untukku, sulit bagiku untuk bisa
benar-benar melepaskannya, sulit bagiku untuk membuang memori-memori
tentangnya, dan sulit bagiku untuk melupakannya dan berpindah ke lain hati.
Saat
ini aku mendapat harapan lagi darinya, entah apa yang harus ku lakukan karna
aku sangat takut untuk melangkah, aku takut terluka lagi lagi dan lagi, aku
takut tersesat, aku juga takut merasa lelah, dan aku hanya akan duduk diam menunggu.
Tapi...,
bukankah sebuah penantian itu sangat melelahkan? Yahh... ku tahu sebuah
penantian memang sangat melelahkan, dan hanya akan ada dua pilihan, ia akan
datang dan tak akan pernah datang, entah yang mana yang akan terjadi padaku,
yang pasti saat ini aku akan menunggunya dan jika ku rasa aku lelah mungkin aku
tak akan mampu lagi untuk menunggu, aku tahu, dalam sebuah penantian selalu ada
kekecewaan, tapi aku harus melakukannya.
Ku
tunggu kau hingga ku rasa benar-benar lelah...





