RSS

meski hanya dalam imajinasi




Membayangkannya dan membuat imajinasi yang indah bersamanya, mungkin itu yang saat ini selalu aku lakukan setiap kali aku sendiri dalam sepi, rasanya tak ada kata bosan untuk melakukannya, meski terkadang tak jarang air mata ini terjatuh, entah apa benar atau salah semua yang ku lakukan ini, karna hanya itu yang membuat aku benar-benar bisa merasa dekat dengannya, terkadang, aku tak bisa menghentikan air mataku sendiri,yah..aku tahu yang ku lakukan adalah hal bodoh yang tak boleh ku lakukan karna semua akan berujung kekecewaan, semua tak akan pernah terjadi jika hanya di bayangkan saja,
Entah hal apa yang merasukiku, hingga membuat aku sepert ini, aku..., aku yang selalu ceria, tangguh dan pantang menangis, kini hanya karna seseorang hingga membuat aku lemah dan tak berdaya, menangis dalam kesunyian, dan bersembunyi dalam kegelapan. Entah bagaimana caranya agar aku dapat kembali seperti sedia kala, aku rindu diriku yang dulu, aku rindu akan diriku yang selalu tampak ceria, aku rindu akan senyum manisku yang selalu menghiasiku.
Tapi..., aku tak bisa, aku tak bisa seperti diriku yang dulu, sulit bagiku untuk kembali seperti sedia kala, aku benar-benar terjatuh olehnya, aku benar-benar dibuat terpuruk olehnya, aku benar-benar jatuh cinta padanya, aku ingin memilikinya tapi sulit bagiku tuk bisa memilikinya, aku tak bisa berbuat apa-apa dan memang tak tahu harus berbuat apa, hanya diam dan membungkam mulutku tanpa berkata sepatah katapun.
Menungggu dan bersabar?  Apakah itu yang harus kulakukan?
Tapi aku mulai lelah untuk terus menunggunya, aku mulai merasa bosan dan muak dengan segala tingkahnya yang selalu berada diantara wanita-wanita lain, aku dibuat cemburu olehnya, terkadang, bahkan air matakupun mulai mengering dan mulai tak ingin lagi menangis karnanya, entah apa dan bagaimana, tapi hati ini masih tetap memilihnya, dalam fikiranku hanya tertulis namanya,dan jiwa ini terus saja memanggilnya.
Ku ingin memilikinya meski hanya dalam imajinasiku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

merindukan sahabat




Malam ini ku lihat langit tanpa bintang, pekat nan gelap dan tertutupi oleh gumpalan-gumpalan awan hitam.
Bukan..., aku salah, ku rasa malam ini langit penuh dengan bintang, bahkan sangat banyak dan cahayanya sangat indah, dan bahkan salah satu dari mereka ada yang tersenyum manis terhadapku, malam ini, bukan langit yang tanpa bintang, tapi mata hatiku yang tak mampu untuk melihat mereka.
Malam ini, dalam kesendirianku, di bawah naungan langit yang penuh bintang, aku mendengar senduan tangis yang semakin terisak-isak, entah siapa yang menangis, ketika ku coba tuk mencarinya tetap saja aku tak menemukannya, tangis itu semakin keras dan semakin keras.
Aku sadar, dan baru saja aku menyadarinya, senduan tangis itu bukanlah orang lain, senduan tangis itu berasal dari diriku, aku mendengarnya dalam hatiku, hanya saja telinga ini tak peka sehingga aku tak mampu untuk mendengar tangis hatiku sendiri, bahkan tanpa ku sadari air mata inipun ikut berlarut tangis bersama hatiku.
Sedih..., mungkin inilah yang saat ini aku rasakan, rasa rindu yang semakin bergejolak, rasa rindu yang selalu membuat dada ini sesak dan begitu sakit, rasa rindu yang benar-benar menyiksaku, aku rindu akan kehadirannya, yah..., aku rindu akan kehadiranmu,, wahai sahabatku.., malam ini aku benar-benar merindukan sosokmu, aku rindu akan nasehatmu yang selalu bisa membuat hati ini terasa tenang, aku rindu akan tawamu yang membuat hati yang sedih menjadi tersenyum lagi, aku rindu akan tingkahmu yang membuat aku tertawa bersamamu, aku rindu semua tentangmu, entah apa yang saat ini engkau lakukan, yang pasti aku ingin menemanimu dan berada di sampingmu...
Tapi..., wahai sahabatku.., apa kau juga merasakan hal yang sama seperti yang kurasakan saat ini? Apa kau juga merindukanku?
Entahlah, yang jelas aku berharap kau merasakan hal sama sepertiku, aku berharap kau juga merindukan sosokku, rindu akan tingkahku, rindu akan kejailanku, rindu akan pertanyaan-pertanyaan anehku, rindu akan tarian konyolku, dan rindu segalanya tentangku.
Sahabatku..., jika memang itu yang kau rasakan saat ini, mungkin aku bisa menghapus air mataku, dan membayangkan kau ada disampingku, menemaniku memandang bintang malam ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS