Membayangkannya dan membuat imajinasi yang indah
bersamanya, mungkin itu yang saat ini selalu aku lakukan setiap kali aku
sendiri dalam sepi, rasanya tak ada kata bosan untuk melakukannya, meski
terkadang tak jarang air mata ini terjatuh, entah apa benar atau salah semua
yang ku lakukan ini, karna hanya itu yang membuat aku benar-benar bisa merasa
dekat dengannya, terkadang, aku tak bisa menghentikan air mataku sendiri,yah..aku
tahu yang ku lakukan adalah hal bodoh yang tak boleh ku lakukan karna semua akan
berujung kekecewaan, semua tak akan pernah terjadi jika hanya di bayangkan
saja,
Entah hal apa yang merasukiku, hingga membuat aku
sepert ini, aku..., aku yang selalu ceria, tangguh dan pantang menangis, kini
hanya karna seseorang hingga membuat aku lemah dan tak berdaya, menangis dalam
kesunyian, dan bersembunyi dalam kegelapan. Entah bagaimana caranya agar aku
dapat kembali seperti sedia kala, aku rindu diriku yang dulu, aku rindu akan
diriku yang selalu tampak ceria, aku rindu akan senyum manisku yang selalu
menghiasiku.
Tapi..., aku tak bisa, aku tak bisa seperti diriku
yang dulu, sulit bagiku untuk kembali seperti sedia kala, aku benar-benar
terjatuh olehnya, aku benar-benar dibuat terpuruk olehnya, aku benar-benar
jatuh cinta padanya, aku ingin memilikinya tapi sulit bagiku tuk bisa
memilikinya, aku tak bisa berbuat apa-apa dan memang tak tahu harus berbuat
apa, hanya diam dan membungkam mulutku tanpa berkata sepatah katapun.
Menungggu dan bersabar? Apakah itu yang harus kulakukan?
Tapi aku mulai lelah untuk terus menunggunya, aku
mulai merasa bosan dan muak dengan segala tingkahnya yang selalu berada
diantara wanita-wanita lain, aku dibuat cemburu olehnya, terkadang, bahkan air
matakupun mulai mengering dan mulai tak ingin lagi menangis karnanya, entah apa
dan bagaimana, tapi hati ini masih tetap memilihnya, dalam fikiranku hanya
tertulis namanya,dan jiwa ini terus saja memanggilnya.
Ku ingin memilikinya meski hanya dalam imajinasiku.





