Malam ini ku lihat langit tanpa bintang, pekat nan
gelap dan tertutupi oleh gumpalan-gumpalan awan hitam.
Bukan..., aku salah, ku rasa malam ini langit penuh dengan
bintang, bahkan sangat banyak dan cahayanya sangat indah, dan bahkan salah satu
dari mereka ada yang tersenyum manis terhadapku, malam ini, bukan langit yang
tanpa bintang, tapi mata hatiku yang tak mampu untuk melihat mereka.
Malam ini, dalam kesendirianku, di bawah naungan
langit yang penuh bintang, aku mendengar senduan tangis yang semakin terisak-isak,
entah siapa yang menangis, ketika ku coba tuk mencarinya tetap saja aku tak
menemukannya, tangis itu semakin keras dan semakin keras.
Aku sadar, dan baru saja aku menyadarinya, senduan tangis
itu bukanlah orang lain, senduan tangis itu berasal dari diriku, aku
mendengarnya dalam hatiku, hanya saja telinga ini tak peka sehingga aku tak
mampu untuk mendengar tangis hatiku sendiri, bahkan tanpa ku sadari air mata
inipun ikut berlarut tangis bersama hatiku.
Sedih..., mungkin inilah yang saat ini aku rasakan,
rasa rindu yang semakin bergejolak, rasa rindu yang selalu membuat dada ini sesak
dan begitu sakit, rasa rindu yang benar-benar menyiksaku, aku rindu akan
kehadirannya, yah..., aku rindu akan kehadiranmu,, wahai sahabatku.., malam ini
aku benar-benar merindukan sosokmu, aku rindu akan nasehatmu yang selalu bisa
membuat hati ini terasa tenang, aku rindu akan tawamu yang membuat hati yang
sedih menjadi tersenyum lagi, aku rindu akan tingkahmu yang membuat aku tertawa
bersamamu, aku rindu semua tentangmu, entah apa yang saat ini engkau lakukan,
yang pasti aku ingin menemanimu dan berada di sampingmu...
Tapi..., wahai sahabatku.., apa kau juga merasakan
hal yang sama seperti yang kurasakan saat ini? Apa kau juga merindukanku?
Entahlah, yang jelas aku berharap kau merasakan hal
sama sepertiku, aku berharap kau juga merindukan sosokku, rindu akan tingkahku,
rindu akan kejailanku, rindu akan pertanyaan-pertanyaan anehku, rindu akan
tarian konyolku, dan rindu segalanya tentangku.
Sahabatku..., jika memang itu yang kau rasakan saat
ini, mungkin aku bisa menghapus air mataku, dan membayangkan kau ada
disampingku, menemaniku memandang bintang malam ini.






0 komentar:
Posting Komentar