Memandang...
Mencuri-curi pandang darimu, dan memandangimu dari
kejauhan, apakah selamanya seperti itu? Dan apakah selamanya aku bisa
memandangmu?
Entahlah, sampai saat ini tak pernah ada keberanian
yang muncul dalam diriku, sampai saat ini yang bisa ku lakukan hanya diam dan
diam, dan berandai-andai membayangkanmu saja.
Semua berawal ketika aku mulai mengenalmu, entah aku
yang ke-GR an atau memang hatiku yang terlalu peka sehingga beranggapan kalau
kau memang menyukaiku, entah sampai kapan aku harus menunggu sampai kau
nyatakan cintamu, ataukah aku tlah salah menilamu dan sampai kapanpun kau
memang tak akan pernah menyatakan cintamu itu kepadaku, karna memang kau tak
pernah menyukaiku, akan ku tunggu bagaimana hasil akhirnya.
Cinta...
Mungkin itulah yang ku rasakan terhadapmu, aku
memang saat ini sedang jatuh cinta padamu, kau memang bukanlah pria pertama
yang membuatku jatuh cinta, tapi kau pria pertama yang benar-benar membuatku
merasakan cinta yang berbeda dengan cintaku pada pria-pria sebelumnya, entah apa
yang kau perbuat kepadaku tapi itulah yang aku rasakan.
Sejak pertama kali aku bertemu denganmu sedikitpun
tak ku rasakan cinta, bahkan rasa suka ataupun kagum tak pernah ada, tapi
semakin berlalunya hari aku semakin merasa ada sesuatu yang aneh yang terjadi
padaku, setiap kali aku jauh darimu aku selalu merindukanmu, setiap kali aku
bertemu pria lain aku selalu memikirkanmu dan teringat padamu.
Tapi ada hal yang aneh yang terjadi padaku, aku
selalu ingin bertemu denganmu tapi aku tak pernah bisa dan mampu untuk tetap
terus menatapmu, dan lama berada di dekatmu, aku selalu menghindar ketika kau
berusaha untuk mendekatiku, entah kenapa, tapi diri ini selalu seperti itu,,
merasa kurang percaya diri ketika kau berada di dekatku, padahal yang
sebenarnya hati ini ingin sekali berada di sampingmu.
Lelah...
Aku memang pernah merasa lelah dan menyerah, tapi
setiap kali rasa lelah itu datang dan menghampiriku, kau selalu menghapus rasa
lelah itu, dan membuatku merasa kembali dan bersabar menunggumu lagi dan
lagi...
Aku...
Aku selalu merasa cemburu ketika aku meliahat kau
berada di antara wanita-wanita lain, rasanya aku ingin sekali memarahimu dan
menjauhkanmu dari mereka, begitupun ketika aku aku mendengar seseorang
membicarakan kedekatanmu dengan wanita lain, hati ini benar-benar sakit, remuk
seperti serpihan kaca, tapi... aku selalu menganggap bahwa itu hanya gosip
belaka dan aku tetap percaya dengan rasa ini, semoga kau juga merasakan hal
yang sama, dan bersikap seperti yang ku lakukan.
Aku memang tak punya keberanian untuk mengatakannya
padamu, dan hanya ini yang bisa ku lakukan, aku hanya bisa menulisnya, bahkan
sahabat-sahabatku yang lain tak ada yang tahu, hanya salah satu sahabatku saja
yang tahu, semoga suatu saat kau membacanya meskipun aku tak menuliskan namamu
di sini tapi semoga kau mengerti dan tahu bahwa ini semua untukmu yang disana...