RSS

satu pesan

bibir yang mengembang dengan mudahnya hanya terkantup diam membisu dengan sudut bibir yang sedikit menyungging
kebahagiaan yang baru saja terasa mendalam dengan mudahnya beralih luka dan tangis
air mata yang tiada henti mengalir
hati yang berasa teriris
jiwa yang berkeinginan tuk menghilang
semangat hidup tak lagi di dapat
rasa lelah dan menyerah perlahan menutup bayangan jiwa
semua hanya karna satu pesan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

luka

saat air mata mulai mengering
saat hati yang semakin hari semakin usang
dan saat senyuman perlahan menghilang
saat itu aku benar-banar membencimu
bahkan untuk sekedar melihat wajahmu
bukan... bahkan untuk sekedar melihat bayangmu
sungguh kebencian yang teramat
sebuah teriakan akan terdengar sangat keras
ketika kau nampak didepanku
pergi dan pergilah...
cukup untuk luka ini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

masih tersisahkah?

ketulusan yang pernah ada
kasih sayang yang pernah kau berikan saat itu
benar, saat itu...
saat dimana kau selalu membasuh lukaku dengan senyummu
saat kau selalu ada disampingku membelaiku ketika air mata terjatuh dimata
saat kau mengusap air mataku
saat itu...

kini... masih adakah itu
masih ada cintamu itu
masih adakah meski hanya satu tetes
masih tersisakah?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

rindu

ketika perasaan rindu menghampirimu
ketika rasa ingin bertemu mulai membayangimu
ketika air mata mulai terjatuh
tak bisakah kau menghampirinya
tak bisakah kau buang egomu untuk bisa bertemu seseorang yang kau rindu

kau pengecut...
aku tau, benar, aku tahu kau terlalu pengecut untuk menemuinya
bahkan untuk sekedar bertanya kabarnya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

rasa yang masih tersisa

delapan tahun sudah tak saling bertemu, atau sekedar menyapa
terpisah jarak dan waktu
tak saling mrnghubungi dan berbagi kabar
dan Tuhan mempertemukan kita lagi setelah bertahun-tahun
aku baru menyadari bahwa rasa itu masih ada
meski hanya sedikit

akupun mulai kepo, setiap hari nengokin akun sosmedmu
bertanya kabarmu pada orang lain
mencari-cari info tentangmu
dan mencari nomor teleponmu
kau benar, karna dulu pernah ada rasa kini rasa itu tumbuh kembali
meski ku tau kau tak akan pernah tau kalau rasa itu kembali lagi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

sarjana tlah ku raih

kurasa empat tahun penuh tlah terlewati
tak hanya suka duka yang dirasa
ada banyak langkah yang tak mudah tuk terlupa
ada pula banyak langkah yang sia-sia

goresan luka, tangis, hati yang teriris, air mata mengering
sebuah tawa, kebahagiaan, masa-masa sulit dan masa-masa indah semua tlah ku lalui

sebuah pengalaman hidup yang tak terlupakan
semua tlah terlalui

tempat baru, orang-orang baru, teman, musuh semua ada dan menghiasi duniaku
banyak pengetahuan yang ku dapat, banyak pengalaman-pengalaman baru yang tersimpan dalam memori
empat tahun sudah akhirnya ku raih gelar sarjana

terimakasih Ayah Ibu untuk doa, dukungan serta materi yag kalian berikan
terimakasih guru-guru yang bersedia membagikan ilmu
terimakasih sahabat-sahabat dan teman-teman  serta musuh-musuhku
terimakasih untuk semuanya
semoga ilmu yang kudapat bermanfaat dan bisa mengamalkan denga baik

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

cinta sepihak atau bertepuk sebelah tangan

cinta sepihak ataukah bertepuk sebelah tangan?
entahlah,
awalanya mungkin cinta sepihak dan berakhir dengan cinta bertepuk sebelah tangan
jangan tanya bagaimana rasanya, sebagian dari kita juga pernah merasakannya
tak hanya tangis yang ada
semua rasa yang menyakitkan bermunculan saling menyatu dan menyakiti

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tak Bisakah Meski Hanya Sekali

Tak bisa kah kau melihatku dan tersenyum padaku
Sekali saja, benar, hanya sekali
tak bisakah kau lakukan itu
Hanya itu saja, tak kurang dan tak lebih

kau tau..
tlah lama aku menungguu
iya sangat lama, bahkan aku tak tahu berapa harikah itu
berapa bulankah itu atau berapa tahunkah itu
aku tak tahu

kau tau...
bukankah kau yang membuatku seperti ini
Iya, kau, kaulah yang membuatku menggilaimu
semua harapan-hatapan palsumulah yang membuatku gila
semua kebaikan-kebaikanmulah yang membuatku menjadi wanita bodoh
dan kini teramat sulit bagiku untuk menghapus dirimu
bahkan bayangmupun aku tak mampu.
hingga saat inipun aku masih menunggumu dan mengharapmu 
dan tak bisakah kau melihatku, sekali saja, iyah.. sekali saja

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kau bukanlah Teman

Kau siapa?
Kau bukan siapa-siapa
bukan kerabat juga bukan sahabat
kau hanya teman, iya hanya teman
teman yang datang saat butuh
itulah dirimu...

Kalau saja saat itu aku tahu akan sifatmu itu
sifatmu yang tak layak tuk dijadikan teman
kau tau... aku pasti sudah mebuangmu jauh-jauh
jauh sekali...

kau...
memang tak pantas untuk dijadikan sahabat bahkan temanpun tak pantas
Sifat-sifatmu sungguh sangat memuakkan
gayamu yang sok paling kaya
sifatmu yang selalu membuat cerita-cerita dusta
yang setiap hari kau sebar untuk menarik simpati
sikapmu yang seolah-olah tak terkalahkan
sungguh aku muak dengan semua
tak hanya aku, semua orang yang berada didekatmu pun berkata seperti itu
pantas saja tak satupun orang mau menjadi sahabatmu
bahkan sekedar untuk bertemanpun malas..
Sunggu sangat menyedihkan dirimu..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Seseorang dari masa lalu

Sore itu...
benar, sore itu
saat mentari mulai tenggelam perlahan 
saat mentari mulai teduh dengan senyumnya yang masih merekah
setelah seharian penuh memberi rasa panas yang teramat..

Aku dan temanku menikmati teduhnya sore itu 
dengan iringan semriwing angin
angin yang menghempaskan kerudungku
sengaja aku datang ke tempat itu tuk menemani temanku..

Tanpa ku tahu kau ada disana duduk diantara yang lain
dari jauh aku melihatnya kau terus memperhatikanku
tanpa berkedip kau terus menatapku mengikuti setiap langkah kakiku
sesekali aku menatapmu membuat mata kita saling bertemu
saat itu sebuah memori masa lalu terputar kembali.

Kau... hanya seseorang yang berasal dari masa lalu
kau memang pernah menjadi salah satu seseorang yang teristimewa untukku
namun sayang saat itu segalanya kau rusak
hingga berakhir dengan kenangan buruk
namun setidaknya saat ini ketika kita sudah dewasa kita bisa menjadi sàhabat dekat..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

teruntuk sahabatku



Mengenalmu dan menjadi dekat denganmu adalah hadiah terindah dari Tuhan untukku...



            Saat itu, di tempat kos kita, jalan Jemur Wonosari gang 3 no 7B, saat pertama kali aku mengenalmu, kau menyapaku, dan kita saling berjabat tangan dan mengucap nama,
“aku kos baru disini, namaku ziza” ucapku kala itu.
Dengan tersenyum kau membalas “aku Any...”
            Masih teringat dengan jelas gambaran dirimu kala itu, postur tinggimu membuatku mengira kau jauh lebih tua dariku, dengan kaos hijau dan celana pendek sebagai penutup tubuhmu, semakin membuatku yakin akan fikiranku.
            Taukah... kau adalah orang pertama yang aku kenal di tempat kos kita, aku orang baru yang tak saling kenal kalian, dan tanpa satu orangpun yang ku kenal di tempat baru itu. Layaknya orang asing yang tak tahu apapun. Meski kau orang pertama yang ku kenal, namun, cukup lama kita tak saling dekat, kita hanya sebatas saling tahu, bahkan setelah hari kita saling menyebut nama, aku lupa akan namamu.
            Haripun berganti, namun tetap kita tak saling dekat, hanya sesekali menyapa, itupun saat kita saling tatap muka, kala itu setiap harinya aku sebenarnya iri dengan kalian, kalian yang selalu bertiga, kamu, Nuro dan Wiwid, entah kenapa aku selalu melihat kalian dan ingin bergabung bersama kalian.
            Namun, seiring bergantinya hari dan kebersamaan yang saling kita jalani, membuat kita saling mengisi, masih ingatkah setiap pagi kita dandan bersama dan saling berganti cermin, cermin lemari yang besar yang cuma ada satu dan terletak diruang TV, saling berebut kamar mandi, kamar mandi juga cuma satu dengan sembilan orang penghuni, yang saat itu kita sering kehabisan air, menonton TV bersama kala shubuh, saat masih semester awal, yang masih kuliah pagi. Teringat saat air sumur habis, aku, kamu dan Nuro pergi ke masjid kampus untuk mandi disana, parahnya salah satu dari kita membawa pakaian kotor untuk dicuci disana, meski saat itu jalanan masih gelap, karna memang masih shubuh, kita tetap pergi kesana dengan berjalan kaki, dan semua itu atas inisiatif senior kita, dan kita ngikutin apa yang dia katakan.
            Suatu ketika salah satu dari kalian bertiga (kau, Nuro dan Wiwid) mulai renggang dan aku mulai masuk, menyusup diantara kalian, yang tanpa sadar salah satu dari kalian mulai terpisah, entah aku penyebannya atau memang masalah internal antara kalian. Kitapun menjadi bertiga, hingga kemana-mana selalu bersama. Banyak canda tawa, dan tangis menghiasi kita. Kita sering menghabiskan waktu bersama, ber experimen membuat hal-hal konyol, menonton TV bersama sampai larut malam, meski akhirnya kita tertidur pulas, dan TV yang menonton kita, makan bersama di ruang tamu, membawa piring dari kamar masing-masing dan pergi kedepan. Kita juga sering mengerjakan tugas bersama, meski salah satu dari kita, ada yang bikin jengkel dengan tanya ini itu, yang terkadang pada akhirnya kamu yang mengerjakan tugasnya. Kita juga sering jalan-jalan bersama, entah itu ke mall terdekat atau ke tempat lain.
            Gambar diatas adalah saat kita akan pergi ziarah ke sunan ampel, meski saat pulang salah satu dari kita pulang duluan, tapi itu adalah salah satu kenangan yang tak terlupakan.
            Suara azan membangunkan kita, sang mentari mulai membuka matanya dan segera aka ternsenyum menyapa kita, meski jalana masih gelap, saat itu kita keluar kos dan lari-lari pagi  keliling kompleks, atau sekedar mampir ke taman untuk berfoto ria..

            Suatu ketika, teman sekamarku pindah, kaupun pindah dan sekamar denganku, dan itu membuat kita semakin dekat, saling mengenal, mengerti satu sama lain, dikamar itu kita membuat banyak memori indah, kamar itu menjadi saksi kedekatan kita, aku, kamu (Any) dan Nuro, kita sering katawa-ketawa disitu hingga banyak yang komplain karna kita terlalu ramai, kita juga sering menangis disitu, itu ketika masa-masa awal kita sebelum Ibu kos kita pindah ke tempat kos kita, dan disitu mulailah semua kesenangan terganggu saat akhirnya Ibu kos pindah ke tempat kita, satu persatu penghuni kos keluar, senior-senoir kita pergi hingga akhirnya hanya tinggal beberapa saja, dan tak lama juga teman dekat kita pun pergi meninggalkan kita, ia menikah, pernikahannya membuat sedikit celah antara persahabatan kita, bukan tanpa alasan, saat itu kita marah karna dia tidak terbuka pada kita dan menyembunyiakan semuanya, dia diam dan menyembunyiakan pernikahannya hingga pada akhirnya kitai mengentahuinya, perasaan kecewa memang ada tapi kita tersenyum dan merangkulnya sebagai seorang sahabat, dengan menghargai segala yang dia anggap privasi baginya.
            Setelah kepergiannya (Nuro), awalnya memang terasa sepi dan berasa kehilangan namun seiring berjalannya waktu, semua berjalan dengan menyenangkan, meski terkadang kita mendapat tekanan dari Ibu kos yang sering komplain dan marah pada kita. Sesekali terlintas untuk pindah namun sering tak terlaksana.
            Waktu terus berjalan, haripun berganti terus menerus, semakin banyak pengalaman yang kita lalui bersama, semakin banyak waktu yang kita habiskan bersama, kita semakin terbuka, saling berbagi cerita, entah itu tentang teman-teman dekat kita masing-masing, entah itu tentang keluarga, entah itu tentang sang pujaan, bahkan kucingpun menjadi pembahasan, dan aku selalu merindu saat malam sebelum kita terlelap, dimana kita saling berbagi cerita.

            Narsis-narsis dikamar adalah kebiasaan yang sering kita ulang berkali-kali, ada kisah lucu karna bintang sebagai alasan, salah satu teman kita merelakan kakinya yang terluka dengan alasan melihat bintang, hingga akhirnya kita membuat bintang sendiri dan menggantungnya di atap kamar kita, dan ketika malam tiba kita menyalakan lampu kuning, sehingga bintang itu terlihat berkelap-kalip, sungguh indah... terkadang sebelum terlelap aku selalu memandang bintang buatan kita hingga akhirnya membuatku memejamkan mataku.
            Setiap hari minggu kita sering pergi ke bazar, padahal terkadang kita hanya membeli soto dan warung itu padahal lokasinya tak di bazar, meski bazar tempatnya sangat jauh namun kita sering berjalan kesana, entah itu hanya untuk bersenang-senang, atau cuci mata, tak jarang saat kita berjalan bersama kita sering ketawa-ketawa tak jelas, banyak objek tak jelas yang kita tertawakan. Menyebrangi rel juga merupakan salah satu rutinitas yang sering kita lakukan.
Perjalanan ke bazar, berhenti ditempat-tempat konyol untuk bernasis ria...

            Kita juga saat tak ada kuliah sering meluangkan waku untuk pergi ke perpustakaan, nongkrong disana, cuci mata, saling menunjukkan pria yang kita sukai, hingga pada ahirnya kita sudah melihat dan mengetahui pria pujaan kita masing-masing.
            Masih ingatkah saat kamar mandi kos kita direnovasi, kita seperti orang terlatar, untuk mandi kita kesana-kesini mencari tumpangan, kadang saat shubuh kita uda mandi hanya untuk menghindari sesuatu, yang membuatku terharu ketika kau menahan rasa sakit karna pengen BAB, dengan penuh kasihan aku memandangmu yang penuh sakit, duduk dibawa, berkeringat dingin, diam membisu, sembari kedua tanganmu tergenggam erat, sungguh saat itu aku sangat kasihan melihatmu, hal lucu juga terjadi juga saat itu setiap kau terbangun aku selalu bertanya, “bro.. ados ta?”
            Sertiap kali kau bergerak aku bertanya seperti itu berkali2, anehnya kaupun terus menjawabnya “tidak”.
            Saat itu, masih kamar mandi yang direnovasi, kita sering ke kampus untuk numpang mandi di masjid, padahal saat itu hari libur kulia, kita berangkat kesana sampai mangrib baru pulang, yang sangat lucu saat kita di masjid saat sore menjelang banyak nyamuk-nyamuk berkrumunan di atas kepala kita, sepertinya nyamuk-nyamuk itu memahami perasaan kita yang sangat menderita saat itu, masih teringat dengan jelas saat hari minggu kita mandi di gedung Adab, kau mandi sungguh sangat lama dan meninggalkanku bersama ibuk-ibuk tak dikenal, setelah kita terlantar di masjid terbengong-bengong karna saking ramainya, jujur saat itu, saat di masjid, ketika aku melihat keramaian itu, aku sangat sedih, sedih memikirkan, kapankah keramaian itu berakhir dan kita bisa mandi dengan tenang, lebih parah lagi saat aku memandangmu menahan sakitnya perutmu yang ingin BAB, kau bahkan mondar-mandir ke kamar mandi tapi tak bisa masuk karna saking antrinya. Sungguh sangat menyedihkan.
            Masih ingatkah... dulu, setiap malam, setiap aku bergerak keluar kamar, kau pasti selalu bertanya, “bro... mau kemana?” selalu saja seperti itu padahal, jawabanku selalu sama, “pipis” namun, kau terus saja bertanya, dan mengulangnya berkali-kali, sungguh saat ini setiap kali aku mengingatnya aku selalu tertawa sendiri.
            Dan seiring bertambahnya hari, pada akhirnya kos kita tinggal empat orang, anaknya Ibu kos pindah ke tempat kita membuat kita semakin tertekan, apalagi saat aku kalian tinggal pulang, aku sendirian disana, sungguh sangat menyedihkan, saat itu, kita mondar-mandir cari kos baru, kesana-kesini ngak jelas, yang pada akhirnya tak pernah kita dapatkan kos yang sesuai, sehingga kita tetap tinggal di kos lama kita, awalnya terasa canggung dengan pindahnya anaknya Ibuk kos, tapi lama-lama kita sedikit bisa membiasakannya, mengamati kegiatan mereka, kita juga banyak mengambil pelajaran dari mereka, ada hal yang membuat kita sedikit ketakutan, saat mereka bertengkar dengan hebatnya, kita terperangkap dalam kamar dan mendengarkan semuanya, teriakan-teriakan yang menakutkan, sebuah tangisan, suara pukulan, hingga sapu kita menjadi korban.
            Semua waktu berlalu begitu saja, terasa baru kemarin kita menjadi mahsaiswa baru, kini kau sudah diwisuda lebih dulu dari aku, kau meninggalkanku sendiri menghadapi semuanya, ku cari kos baru, yang ternyata aku hanya bisa bertahan disana cuma satu bulan, aku merasa kehilanganmu, tanpamu disampingku terasa sangat berat, apalagi ditambah teman yang tak sejalan. Saat itu, setiap malam saat yang lain tertidur aku selalu mengingat kebersamaan kita, dan aku selalu menangisi itu, katika aku melewati jalan yang dulu sering kita lewati, dadaku terasa begitu sesak, aku merindukan jalan bersamamu di jalan itu.
            Saat ini, jika di hitung sudah beberapa bulan kita terpisah, semoga kita tetap menjadi sahabat sampai kapanpun, semoga kita bisa tetap terus melangkah dan menggenggam mimpi kita masing-masing, pengalaman yang tlah kita lalui, kisah-kisah yang tlah kita rangkai bersama semoga tetap tersimpan rapi dalam memori kenangan kita, yang kelak akan kita ceritakan pada anak dan cucu-cucu kita, jarak dan waktu boleh memisahkan kita tapi ku harap hati kita tetap satu, tali persahabatan dan persaudaraan yang sudah kita buat semoga tak pernah putus.

            Tlah banyak yang kita lalui, canda tawa, air mata, menghiasi perjalaanan kita, aku bahagia bisa menjadi sahabatmu, terimakasih karna mau menerimaku, terima kasih karna bisa mengerti aku, dan tetap bertahan disampingku dengan segala kukurangan yang aku miliki, sifat-sifat keras kepalaku, sifat manjaku dan sifat-sifat burukku yang lain, terima kasih karna kau bisa bertahan untuk tetap menerimaku sebagai seorang sahabatmu...

            Saat ini... saat mengingat semua itu aku hanya bisa tersenyum dalam tangis, tersenyum karna kenangan-kenangan konyol nan indah yang tlah kita lalui, namun aku menangis karna semua itu, semua yang tlah kita lalui tak pernah bisa terulang kembali...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tersenyum dalam tangis

Malam itu
benar,malam itu
aku melihat semuanya
di depan mataku dengan sangat nyata
semua tingkahmu
semua gaya tutur bahasamu dan semua sikapmu terhadap orang lain
terhadap orang yang mungkin selama ini kau tunggu dan kau cintai.

kau tau malam itu...
semua terasa sesak saat aku melihatnya
hati ini begitu sakit 
dan malam itu aku hanya bisa berpura-pura tersenyum, tersenyum dalam tangis.

Aku tlah salah
aku memang bodoh
aku salah karna tlah menunggumu
aku salah menilaimu
aku salah karna tlah beranggapan bahwa kau menungguku dan ingin memilikiku,.
Aku benar-benar tlah salah karna tlah percaya pada harapan-harapan palsumu.
Malam itu... Tuhan tlah memberikan jawaban kepadaku...
Alur cerita yang tlah ku tulis bersamamu ternyata tak sesuai dengan apa yang tlah di tulis oleh Tuhan...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Inikah jawaban itu

Peristiwa yang harusnya dalam kisahku
yang ku tulis sebagai kisah bersejarah 
dimana aku dan dia menjadi semakin dekat
malah ku rasa ini menjadi akhir dimana aku memang harus menghapus dia dalam duniaku

Duh Tuhan... inikah jawaban atas semuanya? 
Sakit... iya sakit
didepan mataku aku melihat semua jawaban
jawaban yang selama ini membuatku menggilainya
di depan mataku sikapnya pada wanita lain,,,
Dan aku hanya bisa diam dan memandangnya
hati sungguh berasa sesak
sakit... dan aku hanya bisa tersenyum memandangnya. Meski hati terasa sakit..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ku ingin bertemu lagi

Hari itu... 
ya hari itu, saat mentari mulai naik sepenggalan
saat manusia-manusia mulai beraktifitas
masih teringat dengan jelas ketika aku kembali ke kota, 
dari kampungku, aku, sendiri naik bus, tak lama setelah aku di dalam, tak lama sosok pria itu naik dan berdiri tepat di hadapanku, mataku yang terpanah memandangnya, dan sedikit tersenyum sendiri dibalik masker yang ku pakai, namun aku cukup diam dan memandangnya, namun tak lama seseorang yang duduk disampingku berdiri, dan membuat kursi sebelah kosong sehingga pria yang ku pandangi sedari tadi duduk disampingku.
Degg... dadaku berdebar dengan kencang namun jiwa ini berasa begitu nyaman, tak sengaja tangan dan kaki kami saling bersentuhan, hangat dan nyaman..
Dan aku merasa ada sesuatu yang tumbuh di hati, aku merasa ada getaran cinta saat berada diampingnya, meski aku tak tahu siapa dia, meski itu yang pertama melihatnya,,.
Dan aku ingin bertemu lagi dengannya dan lebih dekat dengannya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Biarlah hanya aku yang tahu

Rasa yang dulu pernah 
ada kini tlah berangsur memudar 
dan tak lama mungkin akan segera menghilang. 
Mata binarnya
senyum manis dan postur tubuhnya
kepandaiannya, dan semua tentangnya akan segera tak berarti lagi untukku
dulu yang begitu sempurna dulu yang teramat indah di mata. 
Yang selalu menjadi penyemangat duniaku 
pelipur laraku kan segera tergantikan
Meski sakit karna harus melupakannya 
meski sakit karna tak pernah memilikinya 
meski sakit karna hanya menjadi imajinasiku semata 
namun aku harus tetap melupakannya betapapun hati menangis... 
aku harus menatap masa depanku melangkahkan kakiku 
dan mengejar mimpiku 
biarlah semua menjadi sejarah yang akan tersimpan 
hingga suatu saat aku mengingatnya sebagai pengalaman semata.. 
biarlah aku tetap menyimpan rasa ini 
dan menghapus rasa ini tanpa memberi tahumu 
meski ini menyakitkan biarlah hanya aku yang tahu..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Maaf sahabatku

Seseorang yang selalu ada untukku
yang selalu berada di sampingku
saling berbagi sayang
saling berbagi tawa dan tangis
selalu menghabiskan waktu bersama
saling menerima kekurangan dan mengerti kepribadian
bahkan seperti saudara sendiri
meski terkadang ada perselisihan.

Dan kini tak lagi ada di samping
aku benar-benar merasa kehilangan
rasanya tangispun tak cukup
rasa rindu mengikis dada membuat semakin sesak..
Sayangnya aku terlalu bodoh karna tlah menyianyiakan semuanya
bahkan disaat-saat detik terakhir kebersamaan aku malah bersikap acuh padanya.
Duh sahabatku... aku merindukanmu maafkan aku karna tlah menyia-nyiakan keberadaanmu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Malam yang pekat

Malam yang pekat
sunyi tanpa sehelai suara
hanya desisan angin yang saling kejar
dan langit begitu gelapnya tanpa secerca cahaya
hanya ada satu bintang yang terlihat teramat jauhnya 
hingga mata tak mampu tuk menikmati cahayanya
sesekali terdengan suara- suara aneh 
membuat telinga menjadi bising 
terdengar derap-derap langkah kaki dari kejauhan 
yang semakin lama suara itu semakin mendekat..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

air mata

air mata memang tak pernah menyelesaikan masalah, namun air mata adalah aalah satu alternatif penghilang rasa sakit, penghapus rasa sesak dada yang selalu menyiksa.
andai Tuhan tak menciptakan air mata, mungkin manusia akan semakin tersakiti apalagi bagi sosok perempuan, air mata adalah salah satu pelipur laranya namun bukan berarti karna air mata seorang perempuan menjadi sosok yang lemah atau rapuh. bukan... air mata bukanlah lebel dari kerapuahan atau kelemahan seseorang...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

sebuah penyesalan

ketika sebuah penyesalan menyusup dalam jiwa ini
saat itu terlalu banyak lara dan tangis yang akan mengiringi
secerca senyumpun terasa sulit untuk di lakukan
bahkan jiwa ini terasa penuh dengan cacian - cacian yang terus menghantui
perasaan menyalahkan diri terus hadir dan menutupi jiwa ini
dunia berasa kelam, bahkan untuk menyambut dunia sangatlah sulit
langkah kaki terasa begitu berat untuk bisa melangkah menghadapi dunia ini...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

kokok ayam

suara kokok ayam membangunkanku dari tidurku semalam 
dan menghentikan mimpiku yang mulai ku rajut satu persatu 
membentuk suatu dunia yang selama ini ku inginkan
aku marah dan sangat marah 
ketika ku tahu aku terbangun dan meninggalkan dunia mimpiku
lebih marahnya lagi karna yang membangunkanku adalah suara seokor ayam yang menurutku sangat memuakkan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

senyum sang mentari

pagi tlah datang
dan malam tlah berlalu
suara-suara kokok ayam mulai bersambutan
sang mentari mulai membuka matanya 
dan memberi salam pada dunia dengan senyumannya yang khas...

sebuah alunan-alunan indah mulai terngiang dalam telingaku 
diiringi dengan suara gemericik air 
seolah lantunan nyanyian malaikat dari syurga
sungguh indah nan merdu dirasa...

ku sambut senyum sang mentari yang mulai tak sabar menanti balasan senyum dariku
dengan melambai- lambai ia menyapaku dan menghampiriku
mengajakku berlari bersama  
menikmati aroma dan pancaran sinarnya yang semakin lama semakin panas dan menusuk kulitku..
ku coba tuk mengikutinya dan menikmati pancaran sinarnya yang masih terasa hangat menyentuh tubuhku
aku terbuai oleh sentuhnya yang membuat mataku semakin memicing dan terkantuk
terlelap dalam dekapannya..

angin pagi tak luput membelai lembut tubuhku
memporak porandakan rambut panjangku yang tergerai tanpa ikat rambut
hanya sesekali terbawa terbang olehnya..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

hujan malam ini

malam ini hujun turun lagi 
dan membasahi bumi ini dengan caranya yang sama 
meski sedikit dengan getaran-getaran 
yang membuat telingaku bergetar 
dan jantungku mulai berdetak seketika 
saat suara petir itu mulai melengking dengan sangat kerasnya

namun...
bukan itu yang menjadi alasan aku untuk bersedih malam ini 
bahkan sampai menitikkan air mata yang selama ini jarang menetes
bukan... bukan karna itu
aku menangis karna lelah
lelah dengan semuanya 
lelah dengan semua sikapnya
semua harapan- harapan palsu yang ia berikan.
harusnya aku tak perlu mengenalnya atau bahkan sampai jatuh cinta padanya
dan apa yang bisa ku lakukan 
saat ini hatiku sudah terlanjur untuknya 
dan aku tak mampu melupakannya.
hanya bisa menangis dan menangis...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

hadir kembali

sekali lagi
dia hadir dan menghapus rasa lelah dan keputusasaanku
sekali lagi 
kau hadir dan memberiku harapan-harapan 
yang entah apakah itu berakhir menyakitkan 
atau kebahagiaan yang tak lama kan menghampiriku,..
 
duh Tuhan... 
apa yang sebenarnya kau rencanakan?? 
sudikah kau memberitahuku?
Tuhan... aku akan semakin tersakiti jika terus-menurus digantung

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

akhir dari sebuah kisah

ada canda ada tawa
pertikaian dan pertengkaran
saling diam,dan tangis.  
itu yang selalu ku temukan dalam setiap lika-liku perjalanan hidupku. 
dan semua itu adalah sebuah warna dalam hidupku 
yang akan terlukis indah dalam lembaran hidupku.

namun...
aku selalu bersedih 
mengapa semua yang hadir dalam duniaku selalu berakhir dan usai
mengapa semua hanya menjadi sebuah cerita 
yang pada akhirnya hanya menjadi kenangan 
dan sejarah yang pada saat itu hanya ada rasa rindu dan tangis.
andai saja dunia tetap berjalan seperti apa yang aku inginkan
semuanya akan selalu indah, menyenangkan dan tak akan pernah ada rasa jenuh atau bosan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Serpihan Kaca

serpihan-serpihan kaca tak sengaja terinjak oleh kaki mungilku
sakit dan berdarah
itulah yang ku rasakan
namun rasa sakit itu tak sesakit apa yang ku rasakan saat ini
betapapun aku mencoba untuk menahan rasa sakit itu
tetap saja masih terasa sakit..

rasa sakit yang benar-benar membuatku tak berdaya
entah kapankah rasa sakit ini berakhir
yang aku tahu saat ini jiwa ini terlalu lelah untuk tetap kuat 
dan bertahan melawan rasa sakit in
hanya ada air mata saja yang sedikit membuat hati mereda.
air mata yang terus mengalir hingga terasa lelah 
dan tak sanggup lagi untuk untuk meneteskan air mata lagi dan lagi 
sejuta senyuman mencoba tuk merayuku 
namun tetap saja bibir ini tak mau tuk sedikit menebar senyuman.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

masih menginginkanmu...

dan untuk yang kesekian kalinya aku terjebak lagi oleh harapan-harapan palsu...
hanya air mata yang ada
hanya rasa buram yang menyelimuti kalbu
dan hanya kesedihan yang menjalar dalam setiap detik hidup ini. 

namun..
meski hanya sakit yang di rasa
tetap saja hati ini milikmu
begitu banyak lelaki yang hadir menghampiri 
tetap saja hati ini tak mau berpaling
lalu apa daya diri ini jika hati ini tetap seperti itu?

Tuhan... aku menginginkannya
aku benar-benar ingin memilikinya 
hanya engkau yang bisa membuat mimpiku menjadi nyata
hanya engkau yang bisa menyandingkan ku dengannya...

oh Tuhan...
aku tak pernah meminta rasa ini
aku juga tak pernah meminta jika hanya dia lelaki itu
jika memang rasa ini benar darimu 
dan jika memang dia kau takdirkan untukku
aku mohon untuk mendekatkan dia kepadaku 
namun jika rasa ini bukan darimu
aku mohon untuk menghapus rasa ini 
karna ini terlalu menyakitkan untukku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS