RSS

ketika angan itu tak sampai





Ketika semua anganku tak dapat lagi ku temukan
ketika semua angganku tak akan pernah terjadi
mungkin saat itu kau tak akan ada lagi dalam duniaku
aku akan pergi dan menjauh darimu
semua yang aku inginkan semua yang aku bayangkan 
hanya membuat hati semakin terluka.
Satu tetes air mata hanya akan sia-sia
berakhir tanpa kata
tanpa senyuman 
tanpa kata perpisahan semua berakhir dengan sia-sia.
Dan ketika keterpurukan itu hadir
dengan tangkas aku harus membuangnya
melangkah ke depan tanpa menengok lagi ke belakang
akankah aku bisa melupakannya? 
Akankah aku bisa menghapus semua tentangnya? 
Padahal terlalu banyak kisah yang ku ukir bersamanya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

untuknya yang disana



Memandang...
Mencuri-curi pandang darimu, dan memandangimu dari kejauhan, apakah selamanya seperti itu? Dan apakah selamanya aku bisa memandangmu?
Entahlah, sampai saat ini tak pernah ada keberanian yang muncul dalam diriku, sampai saat ini yang bisa ku lakukan hanya diam dan diam, dan berandai-andai membayangkanmu saja.
Semua berawal ketika aku mulai mengenalmu, entah aku yang ke-GR an atau memang hatiku yang terlalu peka sehingga beranggapan kalau kau memang menyukaiku, entah sampai kapan aku harus menunggu sampai kau nyatakan cintamu, ataukah aku tlah salah menilamu dan sampai kapanpun kau memang tak akan pernah menyatakan cintamu itu kepadaku, karna memang kau tak pernah menyukaiku, akan ku tunggu bagaimana hasil akhirnya.
Cinta...
Mungkin itulah yang ku rasakan terhadapmu, aku memang saat ini sedang jatuh cinta padamu, kau memang bukanlah pria pertama yang membuatku jatuh cinta, tapi kau pria pertama yang benar-benar membuatku merasakan cinta yang berbeda dengan cintaku pada pria-pria sebelumnya, entah apa yang kau perbuat kepadaku tapi itulah yang aku rasakan.
Sejak pertama kali aku bertemu denganmu sedikitpun tak ku rasakan cinta, bahkan rasa suka ataupun kagum tak pernah ada, tapi semakin berlalunya hari aku semakin merasa ada sesuatu yang aneh yang terjadi padaku, setiap kali aku jauh darimu aku selalu merindukanmu, setiap kali aku bertemu pria lain aku selalu memikirkanmu dan teringat padamu.
Tapi ada hal yang aneh yang terjadi padaku, aku selalu ingin bertemu denganmu tapi aku tak pernah bisa dan mampu untuk tetap terus menatapmu, dan lama berada di dekatmu, aku selalu menghindar ketika kau berusaha untuk mendekatiku, entah kenapa, tapi diri ini selalu seperti itu,, merasa kurang percaya diri ketika kau berada di dekatku, padahal yang sebenarnya hati ini ingin sekali berada di sampingmu.
Lelah...
Aku memang pernah merasa lelah dan menyerah, tapi setiap kali rasa lelah itu datang dan menghampiriku, kau selalu menghapus rasa lelah itu, dan membuatku merasa kembali dan bersabar menunggumu lagi dan lagi...
Aku...
Aku selalu merasa cemburu ketika aku meliahat kau berada di antara wanita-wanita lain, rasanya aku ingin sekali memarahimu dan menjauhkanmu dari mereka, begitupun ketika aku aku mendengar seseorang membicarakan kedekatanmu dengan wanita lain, hati ini benar-benar sakit, remuk seperti serpihan kaca, tapi... aku selalu menganggap bahwa itu hanya gosip belaka dan aku tetap percaya dengan rasa ini, semoga kau juga merasakan hal yang sama, dan bersikap seperti yang ku lakukan.
Aku memang tak punya keberanian untuk mengatakannya padamu, dan hanya ini yang bisa ku lakukan, aku hanya bisa menulisnya, bahkan sahabat-sahabatku yang lain tak ada yang tahu, hanya salah satu sahabatku saja yang tahu, semoga suatu saat kau membacanya meskipun aku tak menuliskan namamu di sini tapi semoga kau mengerti dan tahu bahwa ini semua untukmu yang disana...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ku tunggu hingga ku lelah



Ketika sebuah harapan mulai tumbuh lagi, ku rasa saat itu rasa ini akan tumbuh kembali, rasa cinta yang pernah ada untuknya, tumbuh dalam jiwa kembali dan bersemi dalam relung hati. Sebuah harapan yang entah tercapai atau hanya akan menjadi harapan-harapan palsu, dan jika itu yang terjadi mungkin diri ini akan terpuruk dan terjatuh lagi, berusaha menjauh dan menghindar darinya, sebuah air mata akan setiap saat membanjiri pipi, atau air mata yang akan mengering karna tlah lelah dan tak lagi ingin keluar.
Terlanjur cinta? Mungkin kalimat itu yang cocok untukku, sulit bagiku untuk bisa benar-benar melepaskannya, sulit bagiku untuk membuang memori-memori tentangnya, dan sulit bagiku untuk melupakannya dan berpindah ke lain hati.
Saat ini aku mendapat harapan lagi darinya, entah apa yang harus ku lakukan karna aku sangat takut untuk melangkah, aku takut terluka lagi lagi dan lagi, aku takut tersesat, aku juga takut merasa lelah, dan aku hanya akan duduk diam menunggu.
Tapi..., bukankah sebuah penantian itu sangat melelahkan? Yahh... ku tahu sebuah penantian memang sangat melelahkan, dan hanya akan ada dua pilihan, ia akan datang dan tak akan pernah datang, entah yang mana yang akan terjadi padaku, yang pasti saat ini aku akan menunggunya dan jika ku rasa aku lelah mungkin aku tak akan mampu lagi untuk menunggu, aku tahu, dalam sebuah penantian selalu ada kekecewaan, tapi aku harus melakukannya.
Ku tunggu kau hingga ku rasa benar-benar lelah...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

meski hanya dalam imajinasi




Membayangkannya dan membuat imajinasi yang indah bersamanya, mungkin itu yang saat ini selalu aku lakukan setiap kali aku sendiri dalam sepi, rasanya tak ada kata bosan untuk melakukannya, meski terkadang tak jarang air mata ini terjatuh, entah apa benar atau salah semua yang ku lakukan ini, karna hanya itu yang membuat aku benar-benar bisa merasa dekat dengannya, terkadang, aku tak bisa menghentikan air mataku sendiri,yah..aku tahu yang ku lakukan adalah hal bodoh yang tak boleh ku lakukan karna semua akan berujung kekecewaan, semua tak akan pernah terjadi jika hanya di bayangkan saja,
Entah hal apa yang merasukiku, hingga membuat aku sepert ini, aku..., aku yang selalu ceria, tangguh dan pantang menangis, kini hanya karna seseorang hingga membuat aku lemah dan tak berdaya, menangis dalam kesunyian, dan bersembunyi dalam kegelapan. Entah bagaimana caranya agar aku dapat kembali seperti sedia kala, aku rindu diriku yang dulu, aku rindu akan diriku yang selalu tampak ceria, aku rindu akan senyum manisku yang selalu menghiasiku.
Tapi..., aku tak bisa, aku tak bisa seperti diriku yang dulu, sulit bagiku untuk kembali seperti sedia kala, aku benar-benar terjatuh olehnya, aku benar-benar dibuat terpuruk olehnya, aku benar-benar jatuh cinta padanya, aku ingin memilikinya tapi sulit bagiku tuk bisa memilikinya, aku tak bisa berbuat apa-apa dan memang tak tahu harus berbuat apa, hanya diam dan membungkam mulutku tanpa berkata sepatah katapun.
Menungggu dan bersabar?  Apakah itu yang harus kulakukan?
Tapi aku mulai lelah untuk terus menunggunya, aku mulai merasa bosan dan muak dengan segala tingkahnya yang selalu berada diantara wanita-wanita lain, aku dibuat cemburu olehnya, terkadang, bahkan air matakupun mulai mengering dan mulai tak ingin lagi menangis karnanya, entah apa dan bagaimana, tapi hati ini masih tetap memilihnya, dalam fikiranku hanya tertulis namanya,dan jiwa ini terus saja memanggilnya.
Ku ingin memilikinya meski hanya dalam imajinasiku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

merindukan sahabat




Malam ini ku lihat langit tanpa bintang, pekat nan gelap dan tertutupi oleh gumpalan-gumpalan awan hitam.
Bukan..., aku salah, ku rasa malam ini langit penuh dengan bintang, bahkan sangat banyak dan cahayanya sangat indah, dan bahkan salah satu dari mereka ada yang tersenyum manis terhadapku, malam ini, bukan langit yang tanpa bintang, tapi mata hatiku yang tak mampu untuk melihat mereka.
Malam ini, dalam kesendirianku, di bawah naungan langit yang penuh bintang, aku mendengar senduan tangis yang semakin terisak-isak, entah siapa yang menangis, ketika ku coba tuk mencarinya tetap saja aku tak menemukannya, tangis itu semakin keras dan semakin keras.
Aku sadar, dan baru saja aku menyadarinya, senduan tangis itu bukanlah orang lain, senduan tangis itu berasal dari diriku, aku mendengarnya dalam hatiku, hanya saja telinga ini tak peka sehingga aku tak mampu untuk mendengar tangis hatiku sendiri, bahkan tanpa ku sadari air mata inipun ikut berlarut tangis bersama hatiku.
Sedih..., mungkin inilah yang saat ini aku rasakan, rasa rindu yang semakin bergejolak, rasa rindu yang selalu membuat dada ini sesak dan begitu sakit, rasa rindu yang benar-benar menyiksaku, aku rindu akan kehadirannya, yah..., aku rindu akan kehadiranmu,, wahai sahabatku.., malam ini aku benar-benar merindukan sosokmu, aku rindu akan nasehatmu yang selalu bisa membuat hati ini terasa tenang, aku rindu akan tawamu yang membuat hati yang sedih menjadi tersenyum lagi, aku rindu akan tingkahmu yang membuat aku tertawa bersamamu, aku rindu semua tentangmu, entah apa yang saat ini engkau lakukan, yang pasti aku ingin menemanimu dan berada di sampingmu...
Tapi..., wahai sahabatku.., apa kau juga merasakan hal yang sama seperti yang kurasakan saat ini? Apa kau juga merindukanku?
Entahlah, yang jelas aku berharap kau merasakan hal sama sepertiku, aku berharap kau juga merindukan sosokku, rindu akan tingkahku, rindu akan kejailanku, rindu akan pertanyaan-pertanyaan anehku, rindu akan tarian konyolku, dan rindu segalanya tentangku.
Sahabatku..., jika memang itu yang kau rasakan saat ini, mungkin aku bisa menghapus air mataku, dan membayangkan kau ada disampingku, menemaniku memandang bintang malam ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS