Merindukan
sahabat kecilku
Malam
itu, ku temukan sebuah buku kecil, aku ingat itu adalah buku diaryku
semasa aku masih SD, buku itu saat ini tlah usang, dan berdebu, aku masih ingat
buku itu aku buat sendiri dengan kreatifitasku sendiri. Ketika kubuka dan ku
baca selembar demi lembar, aku tertawa sendiri selain karna tulisan yang masih
brantakan juga kisah dibuku itu sangatlah lucu, bahkan akupun tlah lupa dengan
peristiwa yang sudah ku tulis dalam buku diaryku itu.
Tapi... , malam itu buku itu pula membuatku
menangis, entah kenapa air mataku sulit sekali tuk kuhentikan, ia mengalir
terus- menerus.
Satu lembar sebelum bagian terakhir ku
temukan tulisan seorang yang sangat kusayangi, dia adalah sahabat keciku yang
saat ini sudah tak lagi ada di dunia ini, kurang lebih lima tahun sudah ia
meninggalkanku. Dan saat ini goresan penanya yang tertinggal dalam buku diaryku
mengingatkanku padanya dan membuatku menangis.
Aku merindukannya, bahkan sampai saat ini
aku masih mengharapkankanya hadir di dunia ini. aku terus membayangkan
kehadirannya dan mengisi duniaku, mungkin semuanya tak akan seburuk ini,
mungkin semuanya akan jauh lebih indah jika saja dia masih ada. dia bahkan saat
ini tak pernah lagi hadir dalam mimpiku ketika aku merindukannya.
Sahabat kecilku, aku benar-benar
merindukanmu...






0 komentar:
Posting Komentar